PAPUA SELATAN, PINTAS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan, Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., IPM, menitipkan pesan tegas kepada jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) Provinsi Papua Selatan yang baru dilantik: jaga kekompakan, perkuat persatuan, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Apolo Safanpo saat menghadiri pelantikan DPW ASLI Provinsi Papua Selatan. Momentum itu sekaligus menandai resmi terbentuknya kepengurusan ASLI di wilayah Papua Selatan.

Pelantikan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASLI, Dr. Ir. H. Lalu Mas’ud Kholah, ST., MT., jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, serta keluarga besar masyarakat Sasak Lombok yang bermukim di Papua Selatan.

Kehadiran Gubernur Apolo Safanpo menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan ASLI sebagai wadah silaturahmi masyarakat Sasak Lombok sekaligus organisasi yang diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPW ASLI Provinsi Papua Selatan yang telah menerima amanah organisasi.

Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi terutama oleh kemampuan seluruh anggotanya menjaga kebersamaan.

Karena itu, ia meminta perbedaan tidak menjadi penghalang dalam menjalankan roda organisasi. Sebaliknya, kebersamaan harus menjadi modal utama untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

“Yang paling penting adalah kekompakan dan persatuan. Kalau kita kompak, kita kuat. Kalau kita bersatu, kita bisa melakukan banyak hal untuk masyarakat dan daerah,” pesan Gubernur Apolo Safanpo.

Gubernur Apolo Safanpo juga mengajak keluarga besar ASLI untuk terus membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan seluruh komponen masyarakat di Papua Selatan.

Menurutnya, keberagaman latar belakang masyarakat bukanlah hambatan, melainkan kekuatan yang dapat menjadi modal penting dalam membangun daerah.

Ia berharap ASLI mampu mengambil peran positif dengan menjalankan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain memperkuat silaturahmi internal, organisasi tersebut diharapkan ikut menciptakan suasana sosial yang aman, damai, harmonis, dan kondusif.

“Papua Selatan adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita jaga persaudaraan, saling menghormati dan bersama-sama membangun daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI), Dr. Ir. H. Lalu Mas’ud Kholah, ST., MT., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terbentuk dan dilantiknya DPW ASLI Provinsi Papua Selatan.

Ia menegaskan, ASLI tidak boleh berhenti sebagai organisasi yang hanya menjadi tempat berkumpul masyarakat Sasak Lombok.

Lebih dari itu, ASLI harus mampu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus perekat persaudaraan dengan seluruh masyarakat di Papua Selatan.

Menurut Mas’ud Kholah, keberadaan masyarakat Sasak Lombok di Papua Selatan juga membawa tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kedamaian dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

“ASLI harus hadir sebagai organisasi yang membawa manfaat. Kita harus menjaga persaudaraan, membangun kebersamaan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta daerah tempat kita berada,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh jajaran DPW ASLI Papua Selatan agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Soliditas internal, kata dia, perlu terus diperkuat. Pada saat yang sama, komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat juga harus dibangun secara berkelanjutan.

Pelantikan DPW ASLI Provinsi Papua Selatan menjadi momentum penting bagi masyarakat Sasak Lombok untuk memperkuat keberadaan sekaligus memperluas kontribusinya di wilayah tersebut.

Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan.

Mulai dari memperkuat silaturahmi, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga ikut menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Selatan.

Semangat saling asah, saling asih, dan saling asuh diharapkan menjadi landasan dalam menjalankan roda organisasi.

Dengan terbentuknya DPW ASLI Papua Selatan, masyarakat Sasak Lombok diharapkan semakin memiliki ruang untuk bersinergi, berkontribusi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Pada akhirnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengesahan kepengurusan. Lebih jauh, momentum ini menjadi penegasan komitmen untuk menjaga persatuan, merawat persaudaraan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama.

ASLI Papua Selatan pun diharapkan tumbuh menjadi organisasi yang solid, terbuka, dan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus ikut mendukung terwujudnya Papua Selatan yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Pelantikan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan sebagai bagian dari kontribusi masyarakat Sasak Lombok dalam membangun Papua Selatan.(P09)