MERAUKE, PINTAS.CO.ID – Keluarga besar diaspora Sasak Lombok kini memiliki kanal digital baru yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi. Melalui ASLIPAY, Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) mulai mengintegrasikan pendataan warga, marketplace UMKM, hingga sejumlah manfaat perlindungan bagi anggota dalam satu aplikasi.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ASLI Provinsi Papua Selatan, di Merauke, pada Minggu (13/9/2026).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP ASLI, Lalu Muliadi, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa anggota yang telah melakukan registrasi melalui ASLIPAY dapat memperoleh sejumlah manfaat melalui program Aslicare.

Manfaat tersebut antara lain berupa biaya rawat inap sebesar Rp150.000 per malam dengan maksimal 90 hari setiap tahun, biaya operasi sebesar Rp4 juta, hingga santunan kematian dan cacat akibat kecelakaan.

“Manfaat yang diberikan ini menjadi bagian dari upaya ASLI menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata kepada anggota,” kata Muliadi dalam sosialisasi ASLIPAY di sela kegiatan pelantikan.

Berdasarkan penjelasan dalam sosialisasi tersebut, manfaat yang tersedia bagi warga ASLI meliputi biaya rawat inap Rp150.000 per malam dengan batas maksimal 90 hari setiap tahun.

Selain itu, terdapat manfaat biaya operasi sebesar Rp4.000.000, santunan kematian biasa Rp5.000.000, santunan kematian akibat kecelakaan Rp45.000.000, serta santunan cacat akibat kecelakaan sebesar Rp12.500.000.

Ketentuan mengenai kepesertaan, persyaratan, masa berlaku, serta mekanisme pengajuan manfaat mengikuti ketentuan resmi program Aslicare yang tersedia melalui aplikasi ASLIPAY.

Di balik layanan tersebut, ASLI menempatkan ASLIPAY sebagai bagian dari transformasi organisasi agar pelayanan kepada diaspora Sasak Lombok semakin terintegrasi.

Aplikasi ini dirancang sebagai database keluarga besar ASLI. Dengan data anggota yang lebih tertata, organisasi diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan warga.

Konsep tersebut membuat ASLIPAY tidak berhenti sebagai aplikasi untuk transaksi. Di dalamnya juga terdapat marketplace yang dapat dimanfaatkan warga ASLI untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk usaha dan UMKM.

Marketplace tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai potensi ekonomi di antara anggota. Pelaku usaha dapat memperluas jaringan pemasaran, sementara sesama anggota memiliki ruang untuk saling mendukung produk dan usaha yang dikembangkan keluarga besar diaspora Sasak Lombok.

Dengan demikian, digitalisasi yang dibangun ASLI diarahkan tidak hanya untuk memudahkan pengelolaan data organisasi, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terhubung.

Ketua Umum DPP ASLI, Dr. H. Lalu Mas’ud Kholah, ST., MT., sebelumnya menyampaikan bahwa kehadiran ASLIPAY merupakan salah satu langkah organisasi untuk mewujudkan semangat Besopoq.

Menurut Mas’ud Kholah, ASLIPAY harus menjadi bagian dari strategi ASLI dalam membangun organisasi yang lebih modern dan terintegrasi.

“Saya berharap kehadiran Aplikasi ASLIPAY dapat menjadi bagian dari langkah strategis ASLI dalam membangun organisasi yang modern dan terintegrasi,” ujar Mas’ud Kholah.

Ia menegaskan, fungsi ASLIPAY tidak semata-mata diarahkan sebagai sarana transaksi. Lebih jauh, aplikasi tersebut diharapkan menjadi instrumen yang membantu ASLI membangun database keluarga besar secara lebih baik.

Data yang tertata, menurutnya, akan menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat komunikasi, pelayanan, sekaligus pemberdayaan anggota.

Di sektor ekonomi, ASLIPAY juga diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM dan berbagai potensi usaha yang dimiliki warga ASLI.

“Lebih dari itu, Aslipay harus kita jadikan sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi bersama, membuka ruang bagi UMKM, memperluas jaringan usaha, mempertemukan potensi ekonomi antaranggota, serta mendorong semangat saling mendukung dan saling menguatkan dalam bidang ekonomi,” jelasnya.

ASLI selanjutnya mendorong seluruh warga diaspora Sasak Lombok yang menjadi bagian dari keluarga besar organisasi tersebut untuk melakukan registrasi dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam ASLIPAY.

Aplikasi ASLIPAY saat ini dapat diunduh melalui Google Play Store untuk perangkat Android. Setelah melakukan registrasi, warga dapat mengakses layanan yang tersedia sesuai dengan ketentuan masing-masing program.

Kehadiran ASLIPAY menjadi bagian dari upaya ASLI membangun organisasi yang tidak hanya semakin modern secara digital, tetapi juga semakin dekat dengan kebutuhan anggotanya.

Pendataan warga, perlindungan anggota, akses terhadap layanan, hingga pemberdayaan UMKM kini diarahkan dalam satu ekosistem digital.

Bagi diaspora Sasak Lombok, langkah tersebut diharapkan bukan sekadar perubahan cara mengelola organisasi. ASLIPAY diposisikan sebagai sarana untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membuka peluang kolaborasi ekonomi antaranggota.

Semangat tersebut dirangkum ASLI melalui pesan “ASLIPAY–Satu Aplikasi, Banyak Manfaat untuk Keluarga Besar ASLI”.

Merajut silaturahim, menguatkan persaudaraan, dan membangun kemandirian menjadi arah yang ingin terus didorong melalui transformasi digital organisasi.(P09)