JAKARTA, PINTAS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Momen diplomatik tersebut menjadi penanda dimulainya masa tugas para duta besar sekaligus mempertegas komitmen negara-negara sahabat untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, para duta besar menyampaikan pandangan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting di tingkat regional maupun global.
Mereka juga menegaskan kesiapan untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kebudayaan, maritim, hingga penguatan hubungan antar masyarakat.
Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, Sumadhurika Sashikala Premawardhane, menilai kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan menjadi fondasi penting dalam hubungan kedua negara.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat semakin erat selama masa penugasannya di Indonesia.
“Kami memiliki sejarah panjang hubungan bilateral dan persahabatan. Saya berharap dapat semakin memperkuat hubungan tersebut selama berada di Indonesia,” ujarnya.
Komitmen serupa disampaikan Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Christopher Baltazar Montero. Menurutnya, Indonesia dan Filipina sebagai dua negara kepulauan besar memiliki banyak peluang untuk memperluas kolaborasi, terutama di sektor maritim.
Ia menyebut penguatan kerja sama maritim menjadi salah satu prioritas yang akan didorong, sejalan dengan fokus kepemimpinan Filipina di ASEAN tahun ini.
“Saya berharap kita dapat membangun kerja sama maritim yang lebih erat, terutama karena hal ini juga menjadi salah satu prioritas Filipina di ASEAN,” katanya.
Sementara itu, Duta Besar Saint Lucia untuk Indonesia, Menissa Rambally, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi sumber inspirasi bagi negaranya.
Sebagai sesama negara kepulauan, pengalaman Indonesia dinilai relevan dalam memperkuat hubungan dengan komunitas negara-negara Karibia.
Menurutnya, kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada hubungan bilateral, tetapi juga mencakup kolaborasi di tingkat internasional untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera.
“Kami berharap tidak hanya bekerja sama secara bilateral, tetapi juga bersama Indonesia di komunitas internasional demi dunia yang lebih baik dan lebih damai,” ungkapnya.
Di sisi lain, Duta Besar Lebanon untuk Indonesia, Salam Al Achkar, menyoroti kesamaan nilai yang dimiliki kedua negara, terutama dalam menjaga harmoni sosial, keberagaman, dan toleransi.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan persahabatan yang mempererat hubungan Indonesia dan Lebanon selama menjalankan tugas diplomatik di Tanah Air.
“Izinkan saya mulai hari ini menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara kita,” tuturnya.
Pernyataan para duta besar tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan negara-negara sahabat terhadap Indonesia sebagai mitra strategis.
Selain memperkuat hubungan bilateral, berbagai negara juga melihat Indonesia sebagai mitra penting dalam mendorong kerja sama regional dan global yang saling menguntungkan.
Penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto ini sekaligus menjadi momentum baru bagi penguatan diplomasi Indonesia dengan berbagai negara sahabat di tengah dinamika global yang terus berkembang.(P01)






