LOMBOK BARAT, PINTAS.CO.ID – Memanfaatkan masa reses Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid terus menyerap aspirasi masyarakat dengan turun langsung ke berbagai wilayah di daerah pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok.
Salah satu agenda reses yang dilakukan yakni mengunjungi warga penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah di Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, pada Kamis (6/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Fauzan Khalid tidak hanya meninjau progres pembangunan rumah, tetapi juga berdialog langsung dengan para penerima manfaat untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai harapan masyarakat.
Politisi Partai NasDem itu mengaku terkesan dengan tingginya semangat gotong royong yang ditunjukkan para penerima bantuan.
Menurutnya, banyak warga bersama anggota keluarganya ikut terlibat sebagai tenaga kerja dalam proses pembangunan rumah mereka sendiri demi mempercepat penyelesaian renovasi.
“Saya melihat penerima bantuan bersama keluarganya ikut membantu menjadi tukang bangunan agar proses pembangunan rumah lebih cepat selesai. Ini sangat baik karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga berpartisipasi aktif. Semangat seperti ini patut menjadi contoh,” ujar Fauzan Khalid.
Program BSPS tersebut merupakan bantuan bedah rumah yang diperjuangkan melalui aspirasi Anggota Komisi II DPR RI, H. Fauzan Khalid dari Fraksi NasDem. Hingga saat ini, sebagian besar pembangunan rumah penerima manfaat telah memasuki tahap akhir penyelesaian.
Fauzan Khalid menilai program BSPS memiliki dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini masih menempati rumah tidak layak huni. Karena itu, ia berharap pemerintah terus melanjutkan bahkan memperluas cakupan program tersebut.
“Saya mengusulkan agar program BSPS terus dilaksanakan dan jumlah penerima manfaat ditambah setiap tahun. Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang menargetkan renovasi ratusan ribu rumah tidak layak huni milik masyarakat kurang mampu di berbagai daerah,” katanya.
Kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh proses renovasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dari hasil pemantauannya, Fauzan Khalid menyebut progres pembangunan rumah penerima BSPS berlangsung sesuai rencana dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
“Saya melihat pembangunan berjalan baik tanpa hambatan yang berarti. Masyarakat penerima bantuan juga sangat antusias dan bersyukur atas program ini,” ujarnya.
Rasa syukur juga disampaikan para penerima manfaat. Salah satunya, Nenek Hajar, warga Desa Batu Layar yang mengaku kondisi rumahnya kini jauh lebih layak dibanding sebelumnya.
“Terima kasih Pak Haji Fauzan. Rumah kami sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Program ini mengedepankan prinsip swadaya dan gotong royong sehingga penerima manfaat ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan rumahnya sendiri.(P02)






